Malam lailatul qadar
Malam lailatul qadar
Pengertian Lailatul Qadar
Lailatul Qadar berasal dari dua kata Arab:
-
Lailah berarti malam,
-
Al-Qadr berarti kemuliaan, keagungan, atau ketetapan.
📖 Dalil tentang Lailatul Qadar
Allah berfirman dalam QS. Al-Qadr [97]: 1–5:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.”
🌠 Keutamaan Lailatul Qadar
-
Lebih baik dari seribu bulanAmal ibadah di malam ini nilainya lebih tinggi daripada ibadah selama 83 tahun 4 bulan.
-
Turunnya para malaikat dan malaikat JibrilMenandakan turunnya rahmat, keberkahan, dan ampunan Allah.
-
Malam penuh kedamaian dan keselamatanTidak ada keburukan di malam itu hingga terbit fajar.
- Mendapat ampunan dosa
“Barang siapa beribadah pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”(HR. Bukhari dan Muslim)
🕌 Kapan Terjadinya Lailatul Qadar
Waktunya tidak disebutkan secara pasti, namun Rasulullah ﷺ bersabda bahwa malam itu terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, terutama malam ganjil (21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan).
Banyak ulama berpendapat bahwa malam 27 Ramadan adalah malam yang paling besar kemungkinan sebagai Lailatul Qadar, tetapi sebaiknya kita beribadah di seluruh malam-malam terakhir Ramadan.
💫 Amalan di Malam Lailatul Qadar
-
Salat malam (qiyamullail atau tarawih dan tahajud)
-
Membaca Al-Qur’an
-
Berzikir dan berdoaRasulullah ﷺ mengajarkan doa:“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni.”(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.)
-
Bersedekah dan berbuat baik
-
I’tikaf di masjid (bagi yang mampu dan memungkinkan)
🌼 Hikmah Lailatul Qadar
-
Mengajarkan kesungguhan dalam beribadah.
-
Menumbuhkan semangat memperbaiki diri di akhir Ramadan.
-
Menjadi waktu untuk mendekatkan diri dan memohon ampunan kepada Allah.
-
Menjadi momen doa mustajab bagi hamba yang ikhlas.

Syukron
BalasHapus